Sabtu, 19 Maret 2011

makalah bahasa indonesia


I.       PENDAHULUAN
Bahasa  adalah alat komunikasi yang sangat vital bagi manusia. Sebagai alat komunikasi, bahasa dipakai untuk menghubungkan perbedaan, persamaan serta berbagai dialektika peradaban dari zaman kuno hingga zaman sekarang. Tanpa bahasa seolah-olah dunia ini terasa gelap gulita. Bahasa timbul dari kesewenang-wenangan suatu kelompok masyarakat dimana mereka menyetujui akan bahasa yang timbul tersebut.
Bahasa sebagai alat untuk mengungkapkan arti atau makna tentu memiliki ragam bentuk. Bahasa sebagai cara mengungkapkan makna harus mudah dimengerti dan tidak menuimbulkan ragam tafsiran.
Setiap hari dapat kita temukan bahasa asing atau kata serapan ketika berinteraksi dengan media komunikasi.Kata serapan antar bahasa adalah hal yang lumrah. jika terjadi kontak bahasa lewat pemakai pasti akan terjadi serap menyerap kata. Dengan adanya proses penyerapan akan menimbulkan saling meminjam dan saling pengaruh unsur asing. Peminjaman ataupun penyerapan dari suatu bahasa itu sendiri pasti di latar belakangi oleh berbagai macam faktor.
II.        PERMASALAHAN

1. Apa yang dimaksud dengan kata serapan
2. Latar belakang dan cara munculnya kata serapan kedalam bahasa indonesia
3. Contoh dari kata serapan

III.       PEMBAHASAN

A. Penulisan Kata Serapan
Kata serapan adalah kata-kata yang berasal dari bahasa asing atau bahasa daerah, lalu digunakan dalam bahasa Indonesia.
Dilihat dari taraf penyerapannya ada 3 macam kata serapan. Yaitu :
1. Kata-kata yang sudah sepenuhnya diserap kedalam bahasa Indonesia. Kata-kata ini sudah lazim di eja secara bahasa Indonesia, sehingga sudah tidak dirasakan lagi kehadiran sebagai kata serapan. Misalnya kata-kata kabar, iklan, perlu, hadir dan lain-lain
2. Kata-kata yang masih asing tapi digunakan dalam konteks bahasa Indonesia. Ejaan dan ucapannya masih mengikuti cara asing. Misalnya shuttle cock, knock out, time out, check in, door to door. Dalam kelompok ini termasuk kata-kata yang dipertahankan keasingannya karena sifat keinternasionalnya, seperti istilah-istilah music andante, moderate, adagio dan sebagainya.
3. Kata-kata asing yang untuk kepentingan peristilahan, ucapan dan ejaannya disesuaikan dengan kaidah-kaidah bahasa Indonesia. Dan hal ini perubahan ejaan itu dibuat seperlunya saja sehingga bentuk indonesianya masih dapat dibandingkan dengan bentuk bahasa aslinya. Misalnya aki (accu), komisi (comisson), psikologi ( psychology) dan fase (phase).

B. Latar belakang dan cara munculnya kata serapan kedalam bahasa indonesia
Bahasa Indonesia sendiri selama pertumbuhannya banyak mengalami serapan dari bahasa-bahasa asing seperti bahasa Sansekerta, bahasa Arab, bahasa Inggris dan bahasa Belanda. Masukkan unsur bahasa asing tersebut sejalan dengan histori bangsa Indonesia tentunya.
Berawal dari bahasa sansekerta yang datang bersamaan dengan ajaran hindu budha di Indonesia, kemudian bahasa Belanda yang sejalan dengan proses penjajahan bangsa Belanda. Setelah penjajahan bangsa Belanda usai adalah masa perdagangan antara bangsa timur tingah dengan bangsa Indonesia dan proses keagamaan yang menyebabakan terajdinya penyerapan bahasa Arab.Yang terakhir adalah bahasa Inggris dan itu terjadi hingga sekarang, faktor yang begitu dominan tentunya karena pertukaran ilmu pengetahuan dan teknologi antara bangsa Indonesia dengan bangsa-bangsa pengguna bahasa Inggris. Selain bahasa-bahasa tersebut menurut wikipedia.com ada beberapa bahasa seperti cina, portugis, tamil, parsi, hindi yang ikut terserap oleh bahasa Indonesia namun memiliki persentasi yang tidak sebesar empat bahasa yang saya jelaskan sebelumnya diatas.
Masuknya kata-kata serapan dalam bahasa Indonesia ditempuh dengan berbagai cara. Cara-cara tersebut adalah sebagai berikut :
1. Cara adopsi, terjadi apabila pemakai bahasa mengambil bentuk dan makana kata asing itu secara keseluruhan.kata supermarket, plaza, mall, hotdog, adalah contoh kata hasil penyerapan adopsi.
2. cara adaptasi, terjadi apabila pemakai bahasa hanya mengambil makna asing itu sedangkan ejaan dan cara penulisannya disesuaikan dengan ejaan bahasa Indonesia. Contoh, reformasi, pluralisasi, dan lain-lain.
3. cara penerjemahan, terjadi apabila pemakai bahasa mengambil konsep yang terkandung dalam bahasa asing itu. Kemudian kata tersebutdicari padaannya dalam bahasa Indonesia. Contoh, tumpang tindih dari overlaap, uji cobadari try out dan lain-lain.

C. Contoh dari kata serapan
Kata searapan makna yang terjadi pada kata-kata bahasa Indonesia yang masuk bahasa belanda. Misalnya kata took, dalam bahasa belanda kata toko berarti tanggungjawab. seperti dalam kalimat ik heb mijn eigen took yang berarti saya mempunyai tanggungjawab sendiri. Sedangkan dalam bahasa Indonesia toko berarti sebuah bangunan yang digunakan untuk berjualan, seperti dalam kalimat, saya membeli baju di toko.
                              
IV.       KESIMPULAN
Kata serapan adalah kata-kata yang berasal dari bahasa asing atau bahasa daerah, lalu digunakan dalam bahasa Indonesia.
Dilihat dari taraf penyerapannya ada 3 macam kata serapan. Yaitu :
1. Kata-kata yang sudah sepenuhnya diserap kedalam bahasa Indonesia
2. Kata-kata yang masih asing tapi digunakan dalam konteks bahasa Indonesia.
3.Kata-kata asing yang untuk kepentingan peristilahan, ucapan dan ejaannya disesuaikan dengan kaidah-kaidah bahasa Indonesia.

V.        PENUTUP
Demikianlah makalah yang kami susun. Kiranya dapat bermanfaat dan menambah khazanah keilmuan kita dan khususnya bagi pembaca. Pemakalah sadar bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Untuk itu pemakalah berharap bagi pembaca untuk dapat berpartisipasi dengan kritik dan saran yang bisa membangun sebagai acuan untuk membenahi penulisan makalah yang selanjutnya.
VI.       DAFTAR PUSTAKA
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1999 Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta : Balai Pustaka
Wibisono, Joss. 2010. Saling Serap Indonesia-Belanda. Tempo, 7 Maret 2010

I.       PENDAHULUAN
Bahasa  adalah alat komunikasi yang sangat vital bagi manusia. Sebagai alat komunikasi, bahasa dipakai untuk menghubungkan perbedaan, persamaan serta berbagai dialektika peradaban dari zaman kuno hingga zaman sekarang. Tanpa bahasa seolah-olah dunia ini terasa gelap gulita. Bahasa timbul dari kesewenang-wenangan suatu kelompok masyarakat dimana mereka menyetujui akan bahasa yang timbul tersebut.
Bahasa sebagai alat untuk mengungkapkan arti atau makna tentu memiliki ragam bentuk. Bahasa sebagai cara mengungkapkan makna harus mudah dimengerti dan tidak menuimbulkan ragam tafsiran.
Setiap hari dapat kita temukan bahasa asing atau kata serapan ketika berinteraksi dengan media komunikasi.Kata serapan antar bahasa adalah hal yang lumrah. jika terjadi kontak bahasa lewat pemakai pasti akan terjadi serap menyerap kata. Dengan adanya proses penyerapan akan menimbulkan saling meminjam dan saling pengaruh unsur asing. Peminjaman ataupun penyerapan dari suatu bahasa itu sendiri pasti di latar belakangi oleh berbagai macam faktor.
II.        PERMASALAHAN

1. Apa yang dimaksud dengan kata serapan
2. Latar belakang dan cara munculnya kata serapan kedalam bahasa indonesia
3. Contoh dari kata serapan

III.       PEMBAHASAN

A. Penulisan Kata Serapan
Kata serapan adalah kata-kata yang berasal dari bahasa asing atau bahasa daerah, lalu digunakan dalam bahasa Indonesia.
Dilihat dari taraf penyerapannya ada 3 macam kata serapan. Yaitu :
1. Kata-kata yang sudah sepenuhnya diserap kedalam bahasa Indonesia. Kata-kata ini sudah lazim di eja secara bahasa Indonesia, sehingga sudah tidak dirasakan lagi kehadiran sebagai kata serapan. Misalnya kata-kata kabar, iklan, perlu, hadir dan lain-lain
2. Kata-kata yang masih asing tapi digunakan dalam konteks bahasa Indonesia. Ejaan dan ucapannya masih mengikuti cara asing. Misalnya shuttle cock, knock out, time out, check in, door to door. Dalam kelompok ini termasuk kata-kata yang dipertahankan keasingannya karena sifat keinternasionalnya, seperti istilah-istilah music andante, moderate, adagio dan sebagainya.
3. Kata-kata asing yang untuk kepentingan peristilahan, ucapan dan ejaannya disesuaikan dengan kaidah-kaidah bahasa Indonesia. Dan hal ini perubahan ejaan itu dibuat seperlunya saja sehingga bentuk indonesianya masih dapat dibandingkan dengan bentuk bahasa aslinya. Misalnya aki (accu), komisi (comisson), psikologi ( psychology) dan fase (phase).

B. Latar belakang dan cara munculnya kata serapan kedalam bahasa indonesia
Bahasa Indonesia sendiri selama pertumbuhannya banyak mengalami serapan dari bahasa-bahasa asing seperti bahasa Sansekerta, bahasa Arab, bahasa Inggris dan bahasa Belanda. Masukkan unsur bahasa asing tersebut sejalan dengan histori bangsa Indonesia tentunya.
Berawal dari bahasa sansekerta yang datang bersamaan dengan ajaran hindu budha di Indonesia, kemudian bahasa Belanda yang sejalan dengan proses penjajahan bangsa Belanda. Setelah penjajahan bangsa Belanda usai adalah masa perdagangan antara bangsa timur tingah dengan bangsa Indonesia dan proses keagamaan yang menyebabakan terajdinya penyerapan bahasa Arab.Yang terakhir adalah bahasa Inggris dan itu terjadi hingga sekarang, faktor yang begitu dominan tentunya karena pertukaran ilmu pengetahuan dan teknologi antara bangsa Indonesia dengan bangsa-bangsa pengguna bahasa Inggris. Selain bahasa-bahasa tersebut menurut wikipedia.com ada beberapa bahasa seperti cina, portugis, tamil, parsi, hindi yang ikut terserap oleh bahasa Indonesia namun memiliki persentasi yang tidak sebesar empat bahasa yang saya jelaskan sebelumnya diatas.
Masuknya kata-kata serapan dalam bahasa Indonesia ditempuh dengan berbagai cara. Cara-cara tersebut adalah sebagai berikut :
1. Cara adopsi, terjadi apabila pemakai bahasa mengambil bentuk dan makana kata asing itu secara keseluruhan.kata supermarket, plaza, mall, hotdog, adalah contoh kata hasil penyerapan adopsi.
2. cara adaptasi, terjadi apabila pemakai bahasa hanya mengambil makna asing itu sedangkan ejaan dan cara penulisannya disesuaikan dengan ejaan bahasa Indonesia. Contoh, reformasi, pluralisasi, dan lain-lain.
3. cara penerjemahan, terjadi apabila pemakai bahasa mengambil konsep yang terkandung dalam bahasa asing itu. Kemudian kata tersebutdicari padaannya dalam bahasa Indonesia. Contoh, tumpang tindih dari overlaap, uji cobadari try out dan lain-lain.

C. Contoh dari kata serapan
Kata searapan makna yang terjadi pada kata-kata bahasa Indonesia yang masuk bahasa belanda. Misalnya kata took, dalam bahasa belanda kata toko berarti tanggungjawab. seperti dalam kalimat ik heb mijn eigen took yang berarti saya mempunyai tanggungjawab sendiri. Sedangkan dalam bahasa Indonesia toko berarti sebuah bangunan yang digunakan untuk berjualan, seperti dalam kalimat, saya membeli baju di toko.
                              
IV.       KESIMPULAN
Kata serapan adalah kata-kata yang berasal dari bahasa asing atau bahasa daerah, lalu digunakan dalam bahasa Indonesia.
Dilihat dari taraf penyerapannya ada 3 macam kata serapan. Yaitu :
1. Kata-kata yang sudah sepenuhnya diserap kedalam bahasa Indonesia
2. Kata-kata yang masih asing tapi digunakan dalam konteks bahasa Indonesia.
3.Kata-kata asing yang untuk kepentingan peristilahan, ucapan dan ejaannya disesuaikan dengan kaidah-kaidah bahasa Indonesia.

V.        PENUTUP
Demikianlah makalah yang kami susun. Kiranya dapat bermanfaat dan menambah khazanah keilmuan kita dan khususnya bagi pembaca. Pemakalah sadar bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Untuk itu pemakalah berharap bagi pembaca untuk dapat berpartisipasi dengan kritik dan saran yang bisa membangun sebagai acuan untuk membenahi penulisan makalah yang selanjutnya.
VI.       DAFTAR PUSTAKA
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1999 Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta : Balai Pustaka
Wibisono, Joss. 2010. Saling Serap Indonesia-Belanda. Tempo, 7 Maret 2010

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar